Peningkatan Literasi Bahasa Inggris Melalui Pelatihan Creative Writing Berbasis Guided Writing di SD Negeri Pabelan 03

Authors

  • cucut annaningtyas suprapto Politeknik Assalaam Surakarta

Abstract

Penguasaan bahasa Inggris di tingkat sekolah dasar seringkali menghadapi kendala psikologis dan metodologis, terutama di lingkungan semi-urban seperti SD Negeri Pabelan 03. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah tingginya kecemasan siswa (high affective filter) terhadap tata bahasa (grammar) dan metode pembelajaran yang didominasi hafalan kosa kata lepas tanpa konteks. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi kebahasaan dan kepercayaan diri siswa melalui pelatihan Creative Writing (Menulis Kreatif) dengan pendekatan Participatory Action Learning (PAL) dan Genre-Based Approach (GBA). Metode pelaksanaan menerapkan konsep Scaffolding dari Vygotsky, dimulai dari pengenalan kosa kata visual, penyusunan kalimat terbimbing (guided writing), hingga produksi cerita mandiri dalam bentuk buku cerita mini. Hasil kegiatan menunjukkan adanya pergeseran pola pembelajaran dari pasif menjadi aktif, di mana siswa mampu memproduksi teks naratif sederhana yang mengintegrasikan kemampuan verbal dan visual. Selain meningkatkan retensi kosa kata jangka panjang melalui kontekstualisasi, kegiatan ini juga berhasil menurunkan tingkat kecemasan siswa dan mendukung penguatan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) menuju literasi produktif

Kata Kunci: Creative Writing, Literasi Produktif, konsep Scaffolding.

 

Downloads

Published

2026-02-12

How to Cite

suprapto, cucut annaningtyas. (2026). Peningkatan Literasi Bahasa Inggris Melalui Pelatihan Creative Writing Berbasis Guided Writing di SD Negeri Pabelan 03. PARAMA: Jurnal Pengabdian Untuk Masyarakat Maju Bersama, 2(1), 54–63. Retrieved from https://www.jurnal-nasional.id/index.php/parama/article/view/28